KSBSI Rumuskan Agenda Buruh Nasional, RUU Ketenagakerjaan Jadi Sorotan

JAKARTA, Suarana.com – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Asyana Pemuda, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Rakernas yang dipimpin Ketua Umum DPP KSBSI Johannes Dartha Pakpahan tersebut menjadi forum evaluasi program organisasi sekaligus membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan kepentingan buruh dan pekerja.

Sejumlah agenda menjadi pembahasan, mulai dari jaminan sosial ketenagakerjaan, layanan kesehatan bagi pekerja, kebijakan ketenagakerjaan, penguatan organisasi, hingga Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru.

Dibuka Wakil Menteri Ketenagakerjaan

Pembukaan Rakernas KSBSI dilakukan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Afriansyah Noor.

Sebelum rangkaian acara dimulai, peserta dan tamu undangan disuguhi pertunjukan tarian tradisional.

Agenda pembukaan juga diisi dengan sambutan dari sejumlah pihak, di antaranya panitia Rakernas, Ketua Umum DPP KSBSI, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Apindo, PKP RI, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Usai pembukaan, peserta mengikuti pembahasan mengenai tata kelola investasi Dana Jaminan Sosial (DJS) BPJS Ketenagakerjaan.

Materi tersebut membahas optimalisasi hasil investasi serta manfaat yang dapat diterima para peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan.

BPJS Kesehatan Ikut Jadi Pembahasan

Selain jaminan sosial ketenagakerjaan, Rakernas KSBSI turut membahas program BPJS Kesehatan.

Pembahasan mencakup peran dan fungsi BPJS Kesehatan serta efektivitas program dalam mendukung akses pelayanan kesehatan bagi buruh dan pekerja.

Isu jaminan sosial dan pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam Rakernas untuk melihat sejauh mana perlindungan sosial mampu menjawab kebutuhan para pekerja.

Evaluasi Organisasi dan Laporan Korwil

Pada malam hari, agenda dilanjutkan dengan pembahasan internal organisasi.

Peserta membahas resolusi, tata tertib Rakernas serta laporan dari berbagai Koordinator Wilayah (Korwil) KSBSI.

Agenda tersebut menjadi bagian dari evaluasi organisasi sekaligus penyusunan arah dan program kerja KSBSI ke depan.

Rakernas KSBSI dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (26/9/2026). Selama kegiatan, organisasi akan melakukan evaluasi, menyusun program kerja, serta merumuskan sikap terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Salah satu isu yang turut menjadi perhatian adalah pembahasan mengenai Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru.

Pembahasan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya KSBSI dalam menyuarakan kepentingan buruh serta memperkuat perlindungan dan kesejahteraan pekerja di Indonesia.

[23/9, 22.20] Napoleon jateng suarana: Rakernas KSBSI di Jakarta Bahas Jaminan Sosial hingga RUU Ketenagakerjaan

JAKARTA | suarana.com – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Asyana Pemuda, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Rakernas KSBSI yang dipimpin Ketua Umum DPP KSBSI Johannes Dartha Pakpahan tersebut menjadi forum organisasi untuk mengevaluasi program sekaligus membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan buruh dan pekerja.

Sejumlah agenda dibahas dalam Rakernas, mulai dari isu jaminan sosial, kesehatan pekerja, kebijakan ketenagakerjaan, hingga penguatan organisasi serikat buruh.

Rakernas KSBSI Dibuka Wamenaker

Pembukaan Rakernas KSBSI dilakukan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Afriansyah Noor. Sebelum rangkaian acara dimulai, peserta dan tamu undangan disuguhi pertunjukan tarian tradisional.

Agenda pembukaan juga diisi dengan sambutan dari sejumlah pihak yang hadir, di antaranya panitia Rakernas, Ketua Umum DPP KSBSI, BPJS Ketenagakerjaan, Apindo, PKP RI, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI.

Setelah rangkaian sambutan, peserta Rakernas mengikuti pembahasan mengenai tata kelola investasi Dana Jaminan Sosial (DJS) BPJS Ketenagakerjaan.

Pembahasan tersebut mencakup optimalisasi imbal hasil investasi serta manfaat yang dapat diterima peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bahas Program BPJS Kesehatan

Selain jaminan sosial ketenagakerjaan, Rakernas KSBSI juga membahas program BPJS Kesehatan.

Materi yang disampaikan mencakup peran dan fungsi BPJS Kesehatan serta efektivitas program tersebut dalam mendukung akses kesehatan bagi buruh dan pekerja.

Pembahasan mengenai jaminan sosial dan kesehatan menjadi salah satu bagian dari agenda Rakernas dalam melihat berbagai kebutuhan pekerja serta perlindungan sosial bagi peserta.

Agenda Malam Bahas Tata Tertib dan Laporan Korwil

Pada malam harinya, rangkaian Rakernas dilanjutkan dengan rapat kerja nasional KSBSI. Agenda tersebut membahas resolusi, tata tertib Rakernas, serta laporan dari berbagai Koordinator Wilayah (Korwil) KSBSI.

Pembahasan internal organisasi tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan penyusunan arah program KSBSI ke depan.

Rakernas KSBSI dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (26/9/2026). Selama kegiatan, organisasi akan melakukan evaluasi, merumuskan program kerja, serta membahas berbagai isu yang berkaitan dengan kepentingan buruh dan rakyat pekerja.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam agenda Rakernas adalah pembahasan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru.

 

Sumber : Mbah Priyo Ketua Pekat-IB DPD Jepara

Reporter: Leon

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup