Prabowo Libatkan Dunia Usaha Siapkan Pemimpin Masa Depan, 300 Anak Muda Ikuti Program P3MDI

BOGOR, Suarana.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan penyiapan calon pemimpin masa depan sebagai fondasi untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing.
Komitmen tersebut disampaikan Presiden saat memberikan taklimat kepada peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Presiden mengajak kalangan dunia usaha untuk turut berperan dalam pembangunan manusia, khususnya melalui penguatan karakter, kapasitas, dan kepemimpinan generasi muda.
Anggota Kadin Indonesia, James Riyadi, mengapresiasi perhatian besar Presiden Prabowo terhadap pembangunan SDM. Menurutnya, kualitas manusia, terutama karakter dan kapasitas kepemimpinan, menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan kemajuan suatu bangsa.
James menilai Presiden memiliki komitmen kuat untuk menjadikan pendidikan dan pembangunan manusia sebagai prioritas dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju yang dihormati dunia.
Selain itu, ia mengapresiasi upaya pemerintah membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda dari berbagai latar belakang, termasuk kelompok masyarakat tertinggal, untuk berkembang melalui sistem meritokrasi.
Menurut James, P3MDI merupakan salah satu bentuk konkret visi Presiden dalam mempersiapkan calon pemimpin masa depan melalui proses seleksi dan pembinaan secara terarah.
Ia menyebut lebih dari 300 peserta program tersebut merupakan anak muda lulusan sarjana (S1) yang telah memiliki pengalaman kerja sekitar satu hingga dua tahun. Mereka selanjutnya akan mengikuti pelatihan intensif selama sembilan bulan.
James optimistis program tersebut dapat melahirkan generasi pemimpin yang memiliki kompetensi, karakter, dan kesiapan untuk mengemban tanggung jawab di masa mendatang.
Apresiasi serupa disampaikan Wakil Ketua Umum Koordinator Kadin Bidang Pangan Indonesia, Mulyadi Jayabaya. Ia menilai taklimat Presiden memberikan pemahaman mengenai tanggung jawab negara dalam mendorong kemajuan bangsa.
Menurut Mulyadi, perhatian pemerintah terhadap pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pangan, pendidikan hingga keamanan, perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung program P3MDI sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Mulyadi menegaskan, Kadin sebagai mitra pemerintah memiliki tanggung jawab untuk ikut berkontribusi dalam menyukseskan berbagai agenda pembangunan nasional.
Melalui P3MDI, pemerintah diharapkan dapat membangun fondasi kepemimpinan masa depan yang tidak hanya mengandalkan kecerdasan dan kompetensi, tetapi juga karakter, keberanian mengambil tanggung jawab, serta komitmen terhadap kemajuan bangsa.
Kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu langkah strategis untuk menyiapkan generasi penerus yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju, mandiri, dan semakin dihormati di tingkat dunia.
Sumber: BPMI Sekretariat Presiden




