Ratusan Massa Datangi PT Long Rich Cirebon, Tuntut Transparansi hingga Hak Vendor Lokal

Ratusan Massa Geruduk PT Long Rich Cirebon, AMPI Soroti Dugaan Tata Kelola Investasi

CIREBON, Suarana.id — Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Investasi (AMPI) menggelar aksi damai di depan gerbang PT Long Rich Indonesia, Jalan D.I. Panjaitan, Desa Sidaresmi, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Selasa (22/9/2026).

Aksi berlangsung tertib dan kondusif dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa membawa sejumlah spanduk, salah satunya bertuliskan “INVESTASI DIKORUPSI”, sebagai bentuk protes atas sejumlah dugaan persoalan dalam tata kelola investasi yang mereka soroti.

Dalam orasinya, Ketua AMPI menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berkeadilan di Kabupaten Cirebon.

“Kedatangan kami hari ini adalah bentuk kepedulian terhadap iklim investasi di Cirebon. Kami tidak menghakimi, semua yang kami sampaikan adalah dugaan yang kami himpun dari lapangan. Kami hanya menuntut transparansi, keadilan, dan profesionalisme,” ujarnya dari atas mobil komando.

Dalam aksi tersebut, AMPI menyampaikan enam poin dugaan persoalan yang menurut mereka perlu mendapatkan perhatian dan klarifikasi dari pihak terkait.

Pertama, dugaan adanya praktik investasi yang tidak transparan dan berpotensi merugikan pihak tertentu.

Kedua, dugaan praktik suap dalam proses pengambilalihan saham milik investor yang disebut sebelumnya memiliki reputasi komersial yang baik.

Ketiga, dugaan pengambilalihan aset legal milik investor melalui mekanisme yang dinilai tidak prosedural dan disebut mengandung unsur kekerasan.

Keempat, dugaan tertutupnya ruang negosiasi yang sah, wajar, dan berkeadilan.

Kelima, dugaan pembatasan akses investor untuk memasuki aset yang diklaim sebagai miliknya secara legal.

Keenam, AMPI menyoroti dugaan belum diselesaikannya sejumlah hak kontraktor dan vendor lokal.

“Jika semua dikelola dengan bersih, maka buktikan dengan membuka ruang dialog, membuka data, dan menyelesaikan kewajiban kepada masyarakat lokal. Jangan sampai Cirebon yang ramah investasi ini justru dicoreng oleh dugaan praktik-praktik yang tidak sehat,” katanya.

AMPI Sampaikan Tiga Tuntutan

Dalam aksi tersebut, AMPI juga menyampaikan tiga tuntutan kepada perusahaan dan pihak terkait.

Pertama, AMPI meminta jajaran direksi PT Long Rich Indonesia dan PT Dean Shoes, yakni Tsai Yi Chang, Huang Chen Yuan, Hsieh Chun Ming, Chang Yung Yu, dan Yeh Sheng Ming, memberikan klarifikasi secara terbuka terkait persoalan yang disuarakan massa.

AMPI juga meminta agar kewajiban yang menurut mereka masih berkaitan dengan kontraktor dan vendor lokal dapat segera diselesaikan.

Kedua, massa mendorong instansi terkait melakukan audit serta evaluasi secara menyeluruh terhadap tata kelola perusahaan secara objektif dan profesional.

Ketiga, AMPI meminta aparat penegak hukum (APH) melakukan penelusuran terhadap berbagai dugaan yang disampaikan dalam aksi sesuai ketentuan dan koridor hukum yang berlaku.

Hingga aksi berakhir, pihak manajemen PT Long Rich Indonesia maupun PT Dean Shoes belum memberikan pernyataan resmi terkait berbagai dugaan dan tuntutan yang disampaikan AMPI.

Suarana.id masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam aksi tersebut guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang.

(Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup