Hari Santri Nasional 2026, Bupati Karawang Dorong Santri Jadi Pilar Indonesia Emas 2045

KARAWANG, Suarana.id – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, menegaskan pentingnya peran santri sebagai pilar bangsa dan agen perubahan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikannya saat Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Plaza Pemda Kabupaten Karawang, Kamis (22/10/2026).
Dalam sambutannya, Aep menyampaikan apresiasi kepada para ulama, pimpinan pondok pesantren, dan santri atas kontribusi mereka dalam perjalanan bangsa, mulai dari perjuangan kemerdekaan hingga perkembangan Indonesia di era modern.
Menurutnya, santri memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai spiritual sekaligus menjawab tantangan zaman. Santri diharapkan tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan digital dan literasi inovatif.
“Kita pastikan, di balik gemuruh investasi dan derasnya laju modernisasi di Karawang, para santri tetap menjadi benteng moral dan agen perubahan melalui pembinaan yang konsisten di pondok pesantren,” ujarnya.
Aep menyebutkan, berdasarkan data Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, terdapat 632 pondok pesantren dengan total 31.568 santri yang tersebar di 30 kecamatan.
Besarnya potensi tersebut menjadi salah satu dasar bagi Pemerintah Kabupaten Karawang untuk terus memberikan perhatian terhadap pengembangan pendidikan pesantren dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Karawang menjalankan sejumlah program, di antaranya Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) tingkat kecamatan untuk menjaring potensi santri, pemberian kadeudeuh atau penghargaan bagi santri berprestasi, serta beasiswa Karawang Cerdas (Kacer) bagi santri dan penghafal Al-Qur’an.
Selain itu, pemerintah daerah juga secara rutin mengalokasikan dana insentif bagi guru ngaji dan marbot masjid di Kabupaten Karawang.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran pesantren dalam membentuk generasi yang berakhlak, berilmu, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Karawang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung keberadaan pesantren dan para santri sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah dan masa depan bangsa.
“Dari pesantren untuk bangsa, dari Karawang untuk peradaban Indonesia,” ungkapnya.




