Kang Jimmy Apresiasi LBH Arya Mandalika, Sebut Advokasi Gratis Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

KARAWANG, Suarana.id – Mantan Wakil Bupati Karawang periode 2016–2021, H. Ahmad Zamakhsyari, S.Ag., yang akrab disapa Kang Jimmy, melakukan silaturahmi ke kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arya Mandalika. Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan apresiasi terhadap komitmen lembaga tersebut dalam memberikan pendampingan dan advokasi hukum secara gratis kepada masyarakat kecil.

Kang Jimmy mengaku kunjungan itu menjadi momen istimewa sekaligus kesempatan untuk belajar dari kiprah LBH Arya Mandalika dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Alhamdulillah, saya bisa silaturahmi ke kantor LBH Arya Mandalika. Kita semua tahu bahwa Mandalika ini fokus dan konsen memperjuangkan keinginan masyarakat kecil yang tidak memiliki materi. Mandalika hadir dengan advokasi gratis. Ini luar biasa dan sesungguhnya saya sedang belajar,” ungkap Kang Jimmy, Sabtu 24 Oktober 2026.

Menurutnya, kiprah LBH Arya Mandalika sejalan dengan nilai kemanusiaan yang diajarkan Rasulullah SAW melalui ungkapan khairunnas anfa’uhum linnas, yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

Ia menekankan bahwa nilai kemanfaatan tersebut berlaku bagi seluruh manusia tanpa terbatas pada golongan tertentu.

“Bahasa Nabi bukan lil muslimin, bukan hanya untuk kaum muslimin, tetapi linnas, untuk manusia. Mandalika sudah membuktikannya,” tuturnya.

Kang Jimmy menilai, sebagai salah satu tokoh di Karawang, dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan dukungan kepada lembaga yang berupaya membantu masyarakat melalui jalur hukum.

Ia berharap LBH Arya Mandalika terus berkembang dan mempertahankan komitmennya dalam memberikan pelayanan hukum yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Sebagai salah satu tokoh Karawang, saya berkewajiban untuk silaturahmi ke kantor LBH Arya Mandalika, memberikan dukungan dan atensi positif. Semoga keberadaan Mandalika ini betul-betul bisa meraih makna manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” katanya.

Apresiasi untuk Hendra Supriatna

Dalam kesempatan tersebut, Kang Jimmy juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Direktur LBH Arya Mandalika, Hendra Supriatna, S.H., M.H. Ia menilai Hendra sebagai sosok yang tidak hanya mengandalkan pengetahuan akademis, tetapi juga mengedepankan ketajaman nurani dan kepedulian sosial dalam menjalankan aktivitasnya.

“Saya kenal adik saya ini, Ade Hendra. Beliau orang yang sudah terkenal di bumi dan insyaallah terkenal di langit. Pola kerja dan pola pikirnya bukan sebatas teori akademis, tetapi ketajaman nurani dan batin, sehingga apa pun yang dilakukan bermanfaat bagi manusia,” ujar Kang Jimmy.

Menurutnya, kepedulian dan kemauan untuk memberikan manfaat bagi orang lain merupakan nilai penting yang perlu terus dipertahankan, terutama oleh mereka yang terlibat dalam pelayanan kepada masyarakat.

Kunjungan Perdana ke Kantor LBH Arya Mandalika

Kang Jimmy mengungkapkan, kunjungannya ke kantor LBH Arya Mandalika tersebut merupakan kali pertama. Meski telah mengenal Hendra Supriatna selama bertahun-tahun, ia baru berkesempatan datang langsung untuk bersilaturahmi.

Ia menyebut proses belajar dan pengembangan diri sebagai bagian penting dari perjalanan seseorang sebelum menjalankan peran yang lebih besar.

“Ini perdana saya ke kantor ini. Kenapa baru sekarang setelah beberapa puluh tahun? Dulu presidennya masih belajar, belajar ngaji diri, belajar ngaji sifat,” tuturnya.

Kang Jimmy berharap LBH Arya Mandalika dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah perubahan zaman. Menurutnya, kemajuan zaman harus tetap diiringi dengan keberlanjutan nilai-nilai kebaikan dan kepedulian terhadap sesama.

“Semoga bisa tumbuh dan berkembang, karena zaman semakin maju, tetapi kebaikan tidak boleh berhenti,” pungkasnya.

Hendra Supriatna Sebut Kang Jimmy sebagai Sosok Orang Tua

Sementara itu, Presiden Direktur LBH Arya Mandalika, Hendra Supriatna, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa Kang Jimmy memiliki tempat istimewa dalam perjalanan hidupnya. Ia bahkan menyebut mantan Wakil Bupati Karawang tersebut sebagai sosok orang tua yang memberikan banyak pelajaran setelah ayahnya meninggal dunia.

Hendra mengenang perjalanan hidup Kang Jimmy yang, menurut ceritanya, pernah menjalani berbagai pekerjaan sebelum menapaki perjalanan politik. Baginya, pengalaman hidup tersebut menjadi bagian dari pelajaran mengenai perjuangan, ketekunan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Beliau ini sekaligus orang tua saya, karena papa sudah meninggal. Beliau pernah menjadi pedagang bekicot, tukang bangunan, dan juga security,” ungkap Hendra.

Hendra juga menceritakan bahwa dirinya pernah belajar di pesantren yang diasuh Kang Jimmy, meskipun tidak pernah menjalani pendidikan pesantren secara formal. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk mengenal lebih dekat sosok yang dinilainya memiliki wawasan tentang tokoh bangsa, politik, dan kepemimpinan.

Ia mengaku mendampingi Kang Jimmy ketika menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang periode 2016–2021, saat Kabupaten Karawang dipimpin Bupati Cellica Nurrachadiana.

Menurut Hendra, pengalaman tersebut memberinya banyak pelajaran tentang pentingnya adab dan ketulusan dalam membangun hubungan dengan orang lain.

“Saya mengikrarkan diri mendampingi beliau pada saat itu bukan untuk meminta proyek. Yang paling penting itu adab,” katanya.

Hendra juga mengenang pesan yang menurutnya pernah disampaikan Kang Jimmy mengenai sikap dalam menjalani kehidupan.

“Lebih baik kelihatan bodoh daripada pintar, lebih baik diam seperti air,” ujar Hendra, mengutip pesan yang menjadi salah satu pelajaran penting baginya.

Selain itu, Hendra menilai Kang Jimmy memiliki kepedulian besar terhadap kondisi masyarakat. Ia mengenang bagaimana mantan Wakil Bupati Karawang tersebut memikirkan warga yang belum bisa memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Bagi Hendra, kepedulian semacam itu merupakan salah satu nilai penting yang perlu dimiliki seorang pemimpin, yakni kepekaan terhadap persoalan masyarakat dan kemauan untuk mencari jalan keluar.

Hendra juga menyebut Kang Jimmy sebagai sosok yang memiliki kecintaan terhadap sastra dan pemikiran mendalam. Ia turut mengenang pemberian nama Arya Mandalika oleh Kang Jimmy ketika masih menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang.

Menurut Hendra, hubungan tersebut bukan sekadar kedekatan personal, melainkan juga menjadi bagian dari perjalanan belajar mengenai adab, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Jadi, tidak boleh ada keraguan ketika menjadi pemimpin,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup