Nazeef Khan Raziq Ithar Curi Perhatian di Kirab Budaya HUT Karawang ke-393, Tampil Menunggang Kuda Australia

KARAWANG, Suarana.id – Kemeriahan puncak Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 tahun 2026 semakin semarak dengan penampilan Nazeef Khan Raziq Ithar, putra Presiden LBH Aryamandalika, dalam Kirab Helaran Budaya bertajuk “Karawang dari Masa ke Masa”.
Nazeef mencuri perhatian masyarakat saat mengikuti rangkaian kirab budaya yang berlangsung dari Jalan Tuparev hingga Alun-alun Karawang, Jumat (18/9/2026) malam.
Dengan mengenakan busana bernuansa budaya, Nazeef tampil percaya diri menunggangi seekor kuda yang disebut didatangkan dari Australia. Penampilannya mendapat perhatian dari warga yang memadati sepanjang jalur kirab.
Kehadiran Nazeef bersama kudanya turut menambah warna dalam gelaran budaya yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Karawang ke-393.
Kirab tersebut juga menampilkan sejumlah kendaraan hias yang menggambarkan perjalanan Karawang dari masa ke masa, mulai dari era Tarumanegara, kerajaan, masa agraris hingga perkembangan Karawang sebagai kawasan modern dan industri.
Beragam atraksi seni dan budaya turut ditampilkan oleh perangkat daerah, kecamatan, BUMD, BUMN hingga perwakilan kawasan industri.
Presiden LBH Aryamandalika, selaku orang tua Nazeef Khan Raziq Ithar, mengatakan keterlibatan putranya dalam kirab tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus upaya mengenalkan sejarah Karawang kepada generasi muda.
“Karawang bukan hanya kota industri, tapi kota budaya. Anak-anak harus dilibatkan sejak dini agar mencintai sejarah dan budayanya,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kebudayaan penting agar nilai-nilai sejarah dan tradisi daerah tetap dikenal serta diwariskan kepada generasi berikutnya.
Sementara itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dalam sambutannya mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti dan menyaksikan rangkaian Hari Jadi Karawang ke-393.
Ia menyampaikan bahwa momentum hari jadi daerah harus menjadi refleksi sekaligus semangat untuk terus mendorong pembangunan Kabupaten Karawang, termasuk pemerataan pembangunan infrastruktur di 30 kecamatan.
Ribuan warga terlihat memadati sejumlah titik di sepanjang jalur kirab untuk menyaksikan berbagai atraksi budaya yang berlangsung hingga malam hari.
Gelaran tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal kembali perjalanan sejarah, seni, dan kekayaan budaya Kabupaten Karawang di tengah perkembangan daerah sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Barat.
(Rizki Ramdani)










